Laman

Rabu, 30 November 2011

Seperti air mengalir, cinta pun mengalir menuju muaranya: keikhlasan..... Kita tak mampu memilih cinta mana yang hadir dalam cerita perjalanan kita. Kita yang Dia kirim, kita pun tak bisa memilah hanya cinta dan tawa—tanpa masa lalu, tanpa air mata, dan tanpa luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar